Headlines

TMMD 128 Gebang Maju Selangkah Dari Pembangunan Fisik Kekedekatan Sosial di Warung Kopi



(TO // LANGKAT) - Di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tidak hanya meninggalkan jejak berupa sumur bor, perbaikan infrastruktur, dan kegiatan fisik lainnya. Program ini juga bergerak satu langkah lebih jauh: membangun kedekatan sosial yang nyata dengan warga.


Di lapangan, pendekatan itu terasa jelas. Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satu ruang interaksi paling efektif justru hadir di tempat sederhana: warung kopi.


“Tidak ada masalah di muka bumi ini yang tidak bisa diselesaikan dengan komunikasi,” ujar Pasiter Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi, Jumat (8/5/2026), menegaskan arahan Dansatgas TMMD ke-128 Letkol Inf Sangkakala.


Pernyataan itu bukan sekadar penekanan, tetapi tercermin dalam pola kerja di lapangan. Di sela pengerjaan sasaran TMMD, Serka Didi bersama Bripka Arif menyempatkan diri menyambangi warga di warung kopi Dusun I Desa Pasar Rawa.


Di tempat itu, percakapan berlangsung tanpa sekat. Isinya beragam: mulai dari kondisi desa, kebutuhan warga, hingga situasi keamanan lingkungan. Dari obrolan santai itu, aparat juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung namun tetap cair.


Pendekatan komunikasi sosial (komsos) ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Tidak hanya sebagai pelengkap kegiatan fisik, tetapi sebagai jembatan untuk membaca kebutuhan warga secara lebih dekat dan nyata.


Dansatgas TMMD menegaskan, keberhasilan program tidak lagi hanya diukur dari selesai atau tidaknya pembangunan fisik, tetapi dari sejauh mana hubungan sosial antara TNI, Polri, dan masyarakat terbentuk dan menguat.


“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Supriadi.


Dalam kerangka itu, TMMD 128 di Gebang bergerak satu langkah lebih maju: dari sekadar program pembangunan desa, menjadi ruang pertemuan sosial yang memperkuat kepercayaan antara aparat dan masyarakat.


Warga pun merespons positif. Kehadiran aparat yang mau duduk bersama, berbicara tanpa jarak, dinilai memberi warna baru dalam proses pembangunan desa—bahwa pembangunan bukan hanya soal hasil, tetapi juga tentang hubungan yang dibangun di sepanjang prosesnya. (red)

Targetoperasi.com Copyright © 2017

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.