Headlines

Ngaku Tokoh Pemuda Sumut "Acil Cs" Aniaya Warga & Kakek-Kakek Berbuntut Dilaporkan ke Polisi



(TO // Medan ) - Seorang warga bernama Ramadi (34) menjadi korban penganiayaan yang disinyalir dilakukan seorang satpam bersama tokoh pemuda yang disebut-sebut bernama Acil . Ironisnya, kedua terduga pelaku di bantu oleh kepala lingkungan setempat di Jalan Jermal VII, di Komplek Graha Jermal Residence saat aksi penganiyaan terjadi.


Atas peristiwa tersebut korban telah membuat laporan ke Polda Sumut karena mengalami luka memar di tangan dan kepala bengkak. "Untuk kerja saya susah akibat kepala terasa denyut dan sakit, " ucap Ramadi kepada wartawan di Medan, Jumat(20/2/2026).


Dijelaskannya, kejadian penganiayaan itu terjadi pada hari Minggu tanggal 15 Februari 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Yang mana saat kejadian korban melintas mengendarai sepeda motor di komplek Graha Jermal yang beralamat di Jalan Jermal VII.


Menurut keterangan Korban menuturkan , dirinya melewati  komplek itu, berjumpa dengan satpam dan warga komplek bernama Acil bersama dengan kepala lingkungan.


Setelah Korban memberhentikan kenderaanya, seorang satpam komplek langsung emosi dengan berteriak dengan nada keras berlanjut  melakukan penganiayaan terhadap korban.


Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka di bagian tangan sebelah kiri, kepala dan bibir juga mengalami luka memar.


Atas perbuatan tersebut, korban merasa keberatan dan langsung membuat laporan ke SPKT Polda Sumut, berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/267/11/2026/SPKT Poldasu, tanggal 15 Februari 2026.


Menurut keterangan salah seorang warga Jermal bernama Edi mengatakan, dirinya melihat kejadian tersebut dan sempat menegur para pelaku penganiyaan dengan mengatakan jangan main hakim sendiri." Saya sempat menegur para terduga pelaku, untuk menghindari potensi terjadinya tawuran antar warga. 


Sebagai warga saya berharap siapa yang terlibat bila terbukti melanggar hukum segera ditangkap, " paparnya.


Sementara itu, Kepala Siaga II SPKT Polda Sumut AKP Jimmy Charles Hutajulu SE mengatakan tidak ada toleransi bagi terlapor (pelaku) yang terlibat tindak pidana dan tetap diproses sesuai aturan" tegasnya.


Terpisah, seorang Kekek-kakek bernama Abdul Rauf (54) warga Jalan Denai Gang Sugeng Kel.Tegal Sari Mandala III,Kecamatan Medan Denai disinyalir dianiaya oleh "Acil Cs". Dan korban langsung melaporkan penganiayaan dan pengeroyokan yang dialaminya ke Polsekta Medan Area, (20/2/26) Siang.


Akibat peristiwa penganiayaan tersebut, korban mengalami sejumlah luka di bagian kepala dan tubuh serta muntah- muntah di sebabkan benturan di kepala bagian belakang.


Hal itu dibenarkan Abdul Rauf korban saat dikonfirmasi,vSabtu (20/2/2026) siang.


Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu kemarin , sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan tepatnya di depan Komplek Graha Jermal , Jermal VII.Menurut pengakuan Korban, dirinya melewati jalan di depan komplek Graha Jermal menaiki sepeda motor bersama temannya bernama Didit (31) bermaksud membeli keperluan alat pancing ikan.


Namun, kata korban, tiba-tiba sepeda motornya di berhentikan olah pria bernama Acil serta langsung melakukan pemukulan.


Belum sempat melakukan perlawanan teman teman pelaku langsung berdatangan dan ikut melakukan penganiyaan kepada korban dan temannya.


“Ngaku tokoh pemuda Sumut, kok hanya berani sama saya seorang kakek - kakek. Saya tidak punya salah.Saya sempat dipiting, dicekik, dijatuhkan ke tanah, serta mengalami kekerasan fisik dilakukan Acil Cs lebih dari satu orang,” ujarnya, Abdul Rauf kepada wartawan.


Keributan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Dan situasi memanas peristiwa penganiyaan tersebut langsung di lerai oleh warga.


Akibat kejadian itu, korban mengalami pemukulan di bagian kepala belakang, serta luka-luka di bagian mulut dan kaki.


Tidak terima atas peristiwa penganiyaan tersebut, korbanpun membuat laporan ke Polsek Medan Area dengan nomorLP/B/101/11/2026/SPKT//Polsek Medan Area/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara. (red)

Targetoperasi.com Copyright © 2017

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.