Headlines

Supir Dinas Kebersihan Diduga Terlantarkan Anak dan Istri, Polisi Periksa Saksi Saksi



(TO - Medan) - Terkait kasus dugaan penelantaran anak dan istri yang telah dilaporkan ke Mapolrestabes Medan oleh korban bernama Warisni (52), warga Dusun VII, Desa Se'i Mencirim, Kecamatan Sunggal, Deliserdang , saat ini memasuki pemeriksaan saksi-saksi. 

Laporan korban tertuang dalam laporan polisi Nomor : STTLP/B/299/2023/SPKT Restabes Medan, Polda Sumut, pada Kamis (26/1/2023) lalu. Dan saat ini penyidik unit PPA Polresrabes Medan sudah memeriksa dua orang saksi yakni Wa dan Pa, pada Senin (3/4/2023).

Korban menuturkan suaminya Rasman yang bekerja sebagai supir di Dinas Kebersihan Kota Medan sudah tidak pulang kerumah sekira lebih kurang enam bulan lamanya. Tidak hanya itu saja Rasman juga tidak lagi memberi nafkah kepada anak dan istrinya.

"Sudah kurang lebih enam bulan belakangan suami saya tak pulang, dan sama sekali tak pernah memberi nafkah maupun biaya sekolah kepada dua orang anaknya yang masih sekolah", ungkap Warisni, kepada wartawan, Sabtu (8/4/2023). 

Akibat suaminya tak pulang,  terpaksa Warisni bersusah payah untuk menghidupi kedua orang anaknya, dengan bekerja serabutan, sebagai tukang cuci dan gosok pakaian dirumah orang.

Yang lebih gawatnya lagi, Warisni selaku istri menyebutkan suaminya Rasman sering dilihatnya membawa wanita idaman lain (Wil) dan tidur dirumah abang kandungnya. Karena rumah Abang kandung suaminya itu tepat bersebelahan dengan rumah mereka.

Lebih jauh dikatakan Warisni, dia dan suaminya Rasman sudah menikah lebih kurang 16 tahun lamanya, dan dikarunia dua orang anak, yakni laki-laki dan perempuan. Anaknya yang laki-laki saat ini sudah duduk di kelas 3 SMP berumur 15 tahun. Sementara anak perempuannya kelas 3 SD berumur 9 tahun. Sudah jelas kedua anaknya memerlukan biaya sekolah dan perhatian orang tua. 

Saat menikah dengan Rasman, Warisni berstatus gadis, sementara Rasman duda anak dua. "Saya terima dia apa adanya, dan saya ikhlas merawat anak dari istri pertamanya hingga dewasa, seperti anak kandung saya sendiri, tetapi setelah tua begini, bukan yang terbaik yang saya dapat, malahan dia menyiakan-nyiakan kami anak dan istrinya", ucap Warisni sedih.

Warisni mengaku, melaporkan suaminya ke polisi karena sudah merasa sakit hati, dengan perbuatan suaminya, karena sudah tidak perduli sama sekali dengan anak dan istrinya. Selain itu suaminya juga mengaku sudah menikah dengan perempuan lain.

"Suami saya mengaku sudah menikahi seorang wanita yang satu pekerjaan sama dia sebagai petugas kebersihan di Jalan Pinang Baris. Dan saya dengar wanita itu tinggalnya di daerah Tanjung Morawa, Limau Manis", jelas Warisni.

"Di media sosial facebook, dia (Rasman) sengaja memposting foto perempuan tersebut, dan dia juga memposting foto saya dengan menulis kata-kata "Selamat tinggal mantan ku, kini aku bahagia bersama istriku yang baru".Selaku istrinya yang sah, saya merasa sakit hati, dan saya tidak berharap lagi hidup bersamanya. Anaknya juga saat ini sakit hati melihat kelakuan bapaknya. Tidak ada yang baik untuk dicontoh. Jadi saya berharap pihak kepolisian segera menindak lanjuti laporan pengaduan saya, dan segera memberi ganjaran hukum yang setimpal. Saya juga berencana dalam waktu dekat mendatangi tempatnya bekerja, guna membeberkan kasus ini", ungkap Warisni.

(red)

Targetoperasi.com Copyright © 2017

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.