Headlines

Akses Jalan Rusak Parah, Warga Parit Selinsing Butuh Perhatian Pemerintah


targetoperasi.com - Kondisi Jalan Parit Alay Selinsing, Kecamatan Medang Kampai rusak parah, mengatasi hal itu warga memperbaiki Jalan tersebut dengan cara swadaya masyarakat melakukan penimbunan jalan Senin, (19/2/2018) Sekira Pukul 08.00 Wib. Sedikitnya 15 Truck tanah timbun diturunkan.

Swadaya ini dilakukan dengan cara iuran bagi warga pemilik lahan yang ada di Jalan Parit Alay. "Mumpung musim panas, jadi bisa nimbun bang, kalau hujan truk tidak bisa masuk sama sekali", tutur Wal, warga setempat.

Jalan yang di timbun tersebut sebagai upaya peyisipan atau merawat jalan yang sebelumnya juga sudah ditimbun, rusak akibat musim hujan kemarin, agar tidak bertambah parah lagi. "Perawatan jalan ini kerap dilakukan warga Jalan Parit Alay ini, karena kalau bukan kami siapa lagi", ujar warga.

Perbaikan Jalan Parit Alay berkat motipasi dari warga yang bernama Fendi, yang mana melihat alangkah parah nya jalan tersebut jika musim hujan datang, sehinga dampaknya warga tidak bisa lewat akibat lumpur. Tidak hanya sampai disitu saja, aktivitas anak sekolah juga terganggu, para siswa/i tidak bisa keluar untuk bersekolah. Yang lebih parahnya lagi warga juga tidak dapat memasarkan hasil panen, sawit pun tak bisa di keluarkan karena jalan tidak bisa dilewati.

Melihat hal tersebut Fendi pun mengambil langkah dengan menjual sebagian kebunnya untuk membeli tanah merah dan menimbun jalan tersebut agar disaat musim hujan warga dapat beraktifitas. Karena dari hasil sawit lah mata pencarian warga jalan Parit Alay.

Warga sangat mengharapkan Pemerintah setempat yakni  instansi terkait segera tanggap dan melakukan penimbunan serta pengaspalan terhadap  jalan tersebut.

"Sudah selayaknya pemerintah setempat melalui dinas PU Kabupaten Riau memperbaiki Jalan Parit Alay ini, sebagai upaya meningkatkan ekonomi warga (memasarkan hasil panennya) dan akses jalan anak sekolah menimbah ilmu", kata Fendi. (red)

Target Operasi.com Copyright © 2017

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.