Headlines

Cabuli Anak Tiri, Bapak Tiri di Laporkan ke Polisi


targetoperasi.com - Kelakuan orang tua yang satu ini tak pantas dijadikan panutan, Pasalnya BE alias B, bukannya menjadi seorang ayah yang baik, B justru tega mencabuli anak tirinya sendiri, sebut saja namanya Mawar, siswi kelas 1 SMP. Tak senang dengan perlakukan B, ibu korban pun melaporkannya ke Polrestabes Medan, Kamis (28/6/2018).

Dari sejumlah informasi menyebutkan, perbuatan bejat B, yang merupakan warga Jalan Bajak V, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas ini diketahui langsung oleh ibu korban istri pelaku.

"Kejadian itu terungkap pada saat lebaran kelima, Selasa (19/6/2018). Dia (pelaku-red) ketangkap basah sama saya, saat itu dia sedang melakukan aksi bejatnya di dapur”, ujar ibu kandung korban, Rosmalia Dewi usai membuat laporan.

Rosmalia bercerita, awal mula pelaku melampiaskan nafsu bejatnya ketika korban sedang duduk bersama dengan neneknya di halaman belakang rumah. Pelaku yang baru pulang meminta korban untuk mengambil makanan ke dapur.

"Begitu anak saya ke dapur, dia mengikutinya dari belakang. Di situlah anak saya diperkosa", jelas Rosmalia.

Rosmalia merasa curiga terhadap anaknya yang tak kunjung kembali ke teras belakang rumah. Ia memutuskan melihat ke dapur.

“Saya sangat kaget begitu melihat apa yang telah dilakukan pelaku terhadap anak saya. Sempat saya pukul, tapi dia berhasil kabur", ungkap Rosmalia.

Tak senang dengan perbuatan suaminya sendiri, bersama dengan Asril Siregar yang merupakan tokoh pemuda setempat, Rosmalia membuat laporan ke polisi dengan Laporan Pengaduan Nomor: LP/1292/VI/SPKT/2018/RESTA Medan dan nomor : STBL/1292/K/VI/2018/SPKT RESTA Medan.

“Saya melihatnya, masih ada manusia bejat gelap mata terhadap seorang anak yatim seperti Bunga. Ibu korban yang bingung dan tidak punya biaya lalu datang ke rumah,” ujar Asril.

Akibat tak punya biaya, Asril secara suka rela akan mendampingi keluarga korban sebagai pengacaranya. Asril juga menjelaskan, ulah bejat pelaku membuat korban begitu trauma.

“Korban tidak berani mengadu karena diancam pelaku akan dibunuh. Saat ini pelaku melarikan diri. Kita berharap pihak kepolisian dapat menangkap pelaku", katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha menegaskan akan menindaklanjuti apa yang telah dialami korban.

“Kami akan tindak lanjuti laporannya dan akan segera berikan kepastian hukum kepada pelapor”, kata Putu. (red/bsc)

Target Operasi.com Copyright © 2017

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.