Headlines

13 Rumah di Belawan di Lahap si Jago Merah


targetoperasi.com - Sijago merah menbakar 13 unit rumah di Jalan Raya Pelabuhan, Lingkungan 14, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (1/4) sekira pukul 20.00 WIB.

Belum diketahui data rumah yang terbakar, kebakaran yang diduga berasal dari arus pendek listrik, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,  namun kerugian ditafsir  mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut informasi yang diterima, sebelum musibah kebakaran terjadi, suasana tenang dengan aktivitas masyarakat, tiba-tiba api muncul dari salah satu rumah warga.

Selanjutnya kobaran api terus menjilat bagian dinding rumah lainnya hingga membuat warga heboh. Kondisi rumah yang rata-rata terbuat dari papan itu hingga membuat kobaran api dengan cepat membesar. Warga sekitar berusaha melakukan penyiraman dengan alat seadanya.

Namun, api tak dapat dijinakkan, tak berapa lama 5 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Medan dan Pelindo serta KIM datang ke lokasi. Api yang terus marak dilakukan penyiraman.

Dengan tempo lebih dari satu jam, api yang begitu besar dapat dipadamkan. Namun, kondisi bangunan rumah warga sudah sempat rata dengan tanah. Para pemilik rumah tampak tak kuasa meratap kesedihan akibat musibah kebakaran tersebut.

"Habis semua, tidak ada yang tersisa, mau dimana kami tinggal. Tak ada satupun yang bisa diselamatkan", teriak seorang warga meratapi rumahnya yang ludes terbakar.

Di sela-sela musibah kebakaran, ‎Kepling setempat, Jomuk Simanungkalit mengatakan, dari hasil pendataanya sementara, ada sebanyak 13 rumah yang terbakar.

"Saya belum tahu rumah siapa saja yang terbakar, untuk saat ini ada 13 rumah, bisa jadi lebih, makanya saya masih data rumah siapa saja yang terbakar," sebut Jomuk.

Sementara itu, Camat Medan Belawan Ahmad SP ketika dikonfirmasi wartawan di Tkp mengatakan, diduga api berasal dari sebuah bengkel. Dan untuk sementara sebanyak 13 rumah yang habis terbakar di lalap si Jago Merah, katanya.

"Untuk penyebab kebakarannya yang pasti masih dalam penyelidikan Polisi, untuk lebih pastinya kita tunggu hasil penyelidikan Polisi", ucap Ahmad SP. (red)

Target Operasi.com Copyright © 2017

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.